Wijayakusuma

Minggu ini sering banget hujan di malam hari. Udara jadi lumayan adem dan enak buat mlungker. Biasanya kalo udara dingin begini kembang Wijayakusuma di depan rumah akan mengembang. Dan bener, dalam waktu satu minggu ini Wijayakusuma di depan rumah sudah mengembang dengan indahnya 2 kali. Sayangnya setelah mekar semalem, biasanya siang hari sudh layu dan rontok esok harinya. Jadi sayang kalo pas pagi hari lihat mekarnya kembang ini tanpa dijepret. :)

wijayakusuma
wijayakusuma

Sebagai catatan kembang Wijayakusuma yang ngembang kali ini yang kecil, bukan kembang Wijayakusuma yang besar (yang dulu pernah saya tungguin mekarnya karena penasaran). Entah Wijayakusuma yang jenis mana yang kaya akan mitos-mitos itu.

Btw adakah yang pernah lihat kembang Wijayakusuma pas mekar?

Menunggu Wijayakusuma mekar

wijayakusuma sebelum mekar
masih kuncup

Kemarin ini kembang wijayakusuma yang ada di pot depan rumah kayaknya mau ngembang. Sudah jadi kebiasaan si kembang wijayakusuma kalau pas ngembang hanya dalam semalam saja, dan setelah itu menguncup lagi, mungkin karena itu orang inggeris menyebut wijayakusuma sebagai Queen of The Night atau The night-bloom flowers.

Di budaya jawa ada mitos yang mengatakan kalau konon “siapa saja yang bisa melihat pas waktu bunga ini mengembang, rejekinya akan lancar”. Tapi entahlah benar atau tidak, lha wong namanya saja mitos. Tapi kayaknya asyik juga nungguin si wijayakusuma yang dalam pewayangan jawa merupakan pusaka dari Prabu Kresna ini mengembang. Siapa tahu kalau mitos itu benar adanya, bisa dapat khasiat dari wijayakusuma yang konon ditangan Prabu Kresna bisa membangkitkan orang yang mati sebelum waktunya ini, kan bisa dapat nyawa tambahan kayak di game komputer itu –halah--.

Lanjutkan membaca “Menunggu Wijayakusuma mekar”