Gantungan kunci ehem

Kemarin saya iseng-iseng nyari gantungan kunci yang tentunya buat nggantung kunci biar gampang dicari. Setelah ngubrek-ubrek laci, saya menemukan sebuah gantungan kunci yang bentuknya EHEM berikut ini.

gantungan kunci saru

Setelah nemu gantungan kunci, koq malah jadi nggak pengen lagi pake gantungan kunci ya? Bawaannya jadi nggak pede kalo bawa-bawa gantungan kunci ini. Bukan apa-apa… itu lho bentuknya saru gitu… :D

*entah siapa dulu yang beli gantungan kunci ini

Ada yang saru tertangkap kamera

Saru.. satu kata dalam bahasa jawa yang jika dalam bahasa Indonesia bisa diartikan tidak senonoh, atau bisa juga diartikan cabul. Sesuatu yang tidak boleh dilakukan karena adab. Biasanya yang melakukan hanya akan kena sanksi sosial.

Di Purwodadi ada tulisan yang sangat unik yang berisikan peringatan (atau larangan) untuk tidak parkir di depan pintu. Tulisan itu berada di kantor Pe-U-Ka yang berisikan kata-kata: “JANGAN PARKIR DI DEPAN PINTU DAMKAR. SARU!

Mungkin sang pembuat tulisan hanya ingin menyuruh meminta (dengan sopan) agar orang-orang tidak memarkir kendaraaannya didepan pintu garasi mobil pemaDAM kebaKARan yang bisa saja sewaktu-waktu harus keluar karena tugasnya.

Namun sayangnya koq ya masih ada yang nekat parkir di depan pintu ya?? Apakah tulisannya yang kurang gede? Apakah nggak paham dari kata saru? atau karena kepepet karena tidak ada lahan parkir yang luas dan sejuk, sehingga harus parkir didepan tulisan itu? atau mungkin karena parkirnya cuma sebentar saja?? Entahlah.. tapi yang jelas karena telah melanggar larangan itu… yang parkir itu sekarang boleh dibilang SARU.. :D

NOTE: untuk yang mencari gambar-gambar ‘saru‘, maaf gambar yang dipajang cuma satu… :P