Cokelat Jago yang legendaris

Ternyata di jaman now sekarang dimana kudapan cokelat banyak diserbu dengan cokelat dengan merk-merk baru dan lebih mahal kekinian, masih ada saja cokelat legendaris ini. Si cokelat JAGO. Begitu aku dan teman-teman dulu menyebutnya, karena gambar dan tulisan jago di bungkus cokelat berwarna merah itu.

cokelat jago
cokelat jago

Terus terang untuk rasa memang rasanya gak bisa menyaingi cokelat yang kekinian, pastinya kan harga tak pernah bohong. Ana rega ana rupa. Tetapi sepertinya rasa nostalgia masa kecil tetap menarik hati, bisa dikatakan mengalahkan rasa di lidah. :)

Dulu kenal cokelat ini jaman tv masih hitam putih dan cuma ada 1 saluran yaitu TVRI yang legendaris itu. Bahkan sebelum setiap pemilik tv dimintai iuran TVRI. Awas jebakan umur buat yang sedang bernostalgia. hehehe :)

selamat siang, selamat makan siang.
btw kenal cokelat jago nan legendaris sejak kapan?

Kecap Purwodadi yang baru

kecap masak cap iboe
kecap masak cap iboe

Kalo bicara kecap Purwodadi pasti yang kebayang adalah kecap cap udang buatan Oei Hok Hoo yang legendaris itu. Padahal kecap Purwodadi bukan cuma satu merk itu saja. Bahkan dulu pernah nemu gambar kecap purwodadi yang sama-sama buatan Oei Hok Hoo tapi belum pernah saya temui. Nah sekarang ada lagi nih kecap purwodadi yang baru (setidaknya baru kali ini saya melihatnya). Merknya cap IBOE. Entah  ibu siapa yang fotonya terpampang di botol bungkus kecap ini, saya juga tidak mengenalinya. Tebakan paling jitu, ibu itu bernama ibu Mayasari jika melihat dari nama yang terpampang di botol. Sayapun juga tidak tahu kecap ini bikinan purwodadi bagian mana, karena di bungkusnya hanya tertulis dikeluarkan oleh ibu Mayasari A. Purwodadi.

Adakah yang pernah pake kecap yang ini juga? atau ada yang tahu bikinan mana. Atau mungkin ada cerita tentang kecap ini silakan saja dibagi di kolom komentar. Kebetulan kecap di rumah masih ada, jadi kecap yang ini belum dibuka. Jadi mohon untuk tidak tanya bagaimana rasanya ya. :)

Laperpool – You’ll Never Eat Alone

Beginilah kalau seorang penggemar sepak bola (entah liverpudlian atau tidak) membuka usaha kuliner. Biarpun warung tenda tetep masih kelihatan penggemar bolanya. Dengan warna merah terang dan nama yang sekilas mirip dengan klub sepakbola Liverpool masih ditambah dengan jargon yang mirip pula. Bila Liverpool terkenal dengan jargon You’ll never Walk Alone, di warung kerang Laperpool – You’ll Never Eat Alone. :)

Laperpool - You'll Never Eat Alone
Laperpool – You’ll Never Eat Alone

Btw tentang you’ll never eat alone ni maksudnya gimana ya? Tidak akan makan sendiri? Trus harus rame-rame gitu? atau malah sepiring berdua, bertiga atau malah rombongan? *halah*

jadi pengen tahu warung ala arsenal, chelsea, MU, Man City, dll. :D

Martabak

Kalo ngobrolin makanan di Purwodadi gak ada habisnya deh *kayaknya*. Setiap sore hari menjelang kota Purwodadi bisa dibilang jadi semacam surganya pecinta kuliner. Tinggal muter-muter kota dan pilih makanan apa yang diingini (asal ada duitnya ^_^).

bang dullah
martabak bang dullah

Ngomong-ngomong soal martabak, dulu saya mengenal martabak hanyalah martabak telur itu saja. Sedang martabak manis lebih saya kenal sebagai kue bandung. Nama martabak manis bahkan baru saya ketahui ketika di Semarang dulu. :D Saknomen…

Kira-kira ada berapa macam ya martabak yang anda kenal?

sebenarnya mau nulis tentang makanan,
tapi lupa motret makanannya :(