Pujapura

Ada masanya dimana kota Purwodadi Grobogan ini memiliki sebuah lokasi yang menjadi pusat jajanan, baik makanan ringan maupun makanan berat tapi jangan tanya berapa kilo ya. Nama lokasinya adalah PUJAPURA. Kalo gak salah itu singkatan dari Pusat Jajanan Purwodadi (gak terlalu yakin dengan singkatan ini, kalo ada yang ingat singkatan ini mohon tinggalkan komentar dibawah, bukan jebakan umur lho). Semacam pujasera tapi khusus untuk area Purwodadi.

Dulu ada 2 lokasinya, yang kebetulan berada di tanah milik PJKA (sekarang jadi PT KAI) di lokasi yang dikenal dengan sebutan rel bengkong. Lokasi pertama berada di tikungan rel dari selatan menuju ke stasiun Purwodadi, yang sampai sekarang namanya masih dikenal dengan nama PUJAPURA. Lokasi kedua berada rel bengkong juga, pas rel menikung dari stasiun Purwodadi menuju ke jurusan ke Utara. Persisnya diarea dekat Tugu pahlawan. Sekarang sudah menjadi area ruko kencana dan taman kota, sudah tidak lagi dikenal sebagai pujapura seperti dulu (lupa lokasi yang ini dulunya dikenal dengan pujapura 1 atau pujapura 2). Jadi kalau ada yang menyebut nama pujapura maka tempat yang dimaksud adalah tempat yang pertama.

Entah bagaimana ceritanya, pusat jajanan itu sekarang menjadi pusat handphone. Tapi yang jelas sih orang Purwodadi gak menjadikan smartphone sebagai jajanan lho ya. πŸ˜€

PUJAPURA phone market
PUJAPURA phone market

Sekarang ini sepertinya sedang dibangun juga lokasi untuk pusat kuliner di Purwodadi, yang kebetulan lokasinya di dekat pujapura ini, di area yang dulunya dikenal dengan nama koplak dokar, tempat parkir dokar, yang seiring berjalannya waktu semakin tersisih oleh moda transportasi yang lebih modern. Entah kapan mulai dibukanya tempat kulineran itu, kayaknya tempatnya sudah hampir selesai.

Di dekat Taman Hijau Kota Purwodadi juga katanya akan dibangun pusat kuliner. Saat ini sih lokasinya sudah dibersihkan dan diurug dan diratakan. Entah kapan mulai digarap.

Yang pasti semoga nanti kalo kota Purwodadi sudah punya pusat kuliner gak bisa jadi jujugan warga buat kulineran dan tidak beralih fungsi seperti nasib pujapura ya… Masak pusat jajanan koq isinya jualan handphone, emangnya wong Purwodadi ngemil handphone? Ngeri thok yes. Hehehehe. πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜…

Cokelat Jago yang legendaris

Ternyata di jaman now sekarang dimana kudapan cokelat banyak diserbu dengan cokelat dengan merk-merk baru dan lebih mahal kekinian, masih ada saja cokelat legendaris ini. Si cokelat JAGO. Begitu aku dan teman-teman dulu menyebutnya, karena gambar dan tulisan jago di bungkus cokelat berwarna merah itu.

cokelat jago
cokelat jago

Terus terang untuk rasa memang rasanya gak bisa menyaingi cokelat yang kekinian, pastinya kan harga tak pernah bohong. Ana rega ana rupa. Tetapi sepertinya rasa nostalgia masa kecil tetap menarik hati, bisa dikatakan mengalahkan rasa di lidah. :)

Dulu kenal cokelat ini jaman tv masih hitam putih dan cuma ada 1 saluran yaitu TVRI yang legendaris itu. Bahkan sebelum setiap pemilik tv dimintai iuran TVRI. Awas jebakan umur buat yang sedang bernostalgia. hehehe :)

selamat siang, selamat makan siang.
btw kenal cokelat jago nan legendaris sejak kapan?

Kecap Purwodadi yang baru

kecap masak cap iboe
kecap masak cap iboe

Kalo bicara kecap Purwodadi pasti yang kebayang adalah kecap cap udang buatan Oei Hok Hoo yang legendaris itu. Padahal kecap Purwodadi bukan cuma satu merk itu saja. Bahkan dulu pernah nemu gambar kecap purwodadi yang sama-sama buatan Oei Hok Hoo tapi belum pernah saya temui. Nah sekarang ada lagi nih kecap purwodadi yang baru (setidaknya baru kali ini saya melihatnya). Merknya cap IBOE. EntahΒ  ibu siapa yang fotonya terpampang di botol bungkus kecap ini, saya juga tidak mengenalinya. Tebakan paling jitu, ibu itu bernama ibu Mayasari jika melihat dari nama yang terpampang di botol. Sayapun juga tidak tahu kecap ini bikinan purwodadi bagian mana, karena di bungkusnya hanya tertulis dikeluarkan oleh ibu Mayasari A. Purwodadi.

Adakah yang pernah pake kecap yang ini juga? atau ada yang tahu bikinan mana. Atau mungkin ada cerita tentang kecap ini silakan saja dibagi di kolom komentar. Kebetulan kecap di rumah masih ada, jadi kecap yang ini belum dibuka. Jadi mohon untuk tidak tanya bagaimana rasanya ya. :)

Laperpool – You’ll Never Eat Alone

Beginilah kalau seorang penggemar sepak bola (entah liverpudlian atau tidak) membuka usaha kuliner. Biarpun warung tenda tetep masih kelihatan penggemar bolanya. Dengan warna merah terang dan nama yang sekilas mirip dengan klub sepakbola Liverpool masih ditambah dengan jargon yang mirip pula. Bila Liverpool terkenal dengan jargon You’ll never Walk Alone, di warung kerang Laperpool – You’ll Never Eat Alone. :)

Laperpool - You'll Never Eat Alone
Laperpool – You’ll Never Eat Alone

Btw tentang you’ll never eat alone ni maksudnya gimana ya? Tidak akan makan sendiri? Trus harus rame-rame gitu? atau malah sepiring berdua, bertiga atau malah rombongan? *halah*

jadi pengen tahu warung ala arsenal, chelsea, MU, Man City, dll. :D