Buntut yang nggak enak

Setiap bulan puasa seperti sekarang ini sering kali ada ajakan dari teman-teman yang sedang merantau -demi seonggok berlian- untuk ngumpul bareng, bukber, gathering, kopdar, reuni atau apalah namanya nanti menjelang ataupun setelah lebaran. Senang juga sih bisa ketemu dengan teman lama yang sudah lama tidak pernah ketemu, apalagi menyambung tali silaturahmi itu konon katanya bisa memperpanjang umur dan memperbanyak rejeki. Tapi kenapa -oh kenapa- setiap ada ajakan itu koq ujung-ujungnya sama ya? Selalu berbuntut dengan

Kamu yang jadi koordinatornya ya…

walah… thank you, but no thank’s deh…