Wijayakusuma

Minggu ini sering banget hujan di malam hari. Udara jadi lumayan adem dan enak buat mlungker. Biasanya kalo udara dingin begini kembang Wijayakusuma di depan rumah akan mengembang. Dan bener, dalam waktu satu minggu ini Wijayakusuma di depan rumah sudah mengembang dengan indahnya 2 kali. Sayangnya setelah mekar semalem, biasanya siang hari sudh layu dan rontok esok harinya. Jadi sayang kalo pas pagi hari lihat mekarnya kembang ini tanpa dijepret. :)

wijayakusuma
wijayakusuma

Sebagai catatan kembang Wijayakusuma yang ngembang kali ini yang kecil, bukan kembang Wijayakusuma yang besar (yang dulu pernah saya tungguin mekarnya karena penasaran). Entah Wijayakusuma yang jenis mana yang kaya akan mitos-mitos itu.

Btw adakah yang pernah lihat kembang Wijayakusuma pas mekar?

Tongkol Zamia

bunga zamia

Didepan rumah ada beberapa pot yang berisikan tanaman ijo-ijonan (karena hanya berwarna hijau, mungkin dalam bahasa inggrisnya evergreen kali ya?). Katanya pohon yang hanya mengandalkan warna hijau ini namanya Samia. Namun setelah mencari-cari di internet –inilah enaknya jaman internet– saya baru tahu bahwa namanya bukan Samia tapi Zamia. :D

Di wiki Zamia ini disebut Zamioculcas, punya nama keren Zanzibar Gem. Selain berbunga (seperti gambar diatas, sekilas bunga Zamia ini mirip tongkol jagung ya?), Zamia juga dapat dibudidayakan dengan menanam daunnya. Pantas saja dulu ada seorang teman yang tiap main kerumah selalu methil daun Zamia ini. Mungkin untuk ditanam di rumah. :D

*sebenarnya tongkol ini beneran bunga atau bukan ya?