Colokan oh colokan

Dulu jaman SD, saya diajari bu guru kalo kebutuhan pokok manusia ada 3; yaitu sandang, pangan, papan. Sepertinya sampai sekarang masih seperti itu, entah kalau sudah berubah harap maklum sudah tidak anak SD lagi. :)

Tapi kalau diperhatikan lagi (paling tidak kelakuan orang-orang jaman sekarang ini), ada satu lagi kebutuhan pokok yang mungkin harus dimasukkan kedalam kategori kebutuhan pokok / primer manusia milenium ketiga ini, yaitu colokan. :D

kebutuhan primer milenium ketiga :)
kebutuhan primer milenium ketiga :)

Setujukah anda?

===============================

Update: Sekarang bila ada yang mencari kaos iseng seperti ini (sampe saya bisa bikin toko sendiri) bisa buka di https://tees.co.id/store/Studio-33 saja. Studio33 itu kios kaos saya di Tees.co.id :)

Silakan kakak… kaos-kaosnya kakak… :)

Tweeeeeeepssssss…

Dulu orang bilang “Urip iku kaya mung mampir ngombe”. Tapi seiring dengan berkembangnya jaman, mungkin bisa digeserlah sedikit unen-unen jawa itu. Seperti ini mungkin :) Online mung mampir ngetwit. hehehe…
online_mung_mampir_ngetwit

hayo siapa coba yang kelakuannya seperti ini ;)

===============================

Update: Sekarang bila ada yang mencari kaos iseng seperti ini (sampe saya bisa bikin toko sendiri) bisa buka di https://tees.co.id/store/Studio-33 saja. Studio33 itu kios kaos saya di Tees.co.id :)

Silakan kakak… kaos-kaosnya kakak… :)

Gandrik! Aku putune Ki Ageng Selo

Alkisah ada sebuah legenda di masyarakat Purwodadi dan sekitarnya bahwa dulu ada seorang yang pernah berhasil menangkap petir. Dialah Ki Ageng Selo. Karena sudah ada (banyak malahan) yang sudah menuliskan kisahnya, saya tidak akan menuliskan ulang kisah itu… apalagi kalo bukan malas namanya. :)

 Dalam legenda juga disebutkan Ki Ageng Selo mengikat sang petir (setelah petir berhasil ditangkap tentunya) di pohon gandrik. Di kemudian hari berkembang gugon tuhon ketika petir maka berlindung dan teriak  ngomong saja kalimat “Gandrik! Aku putune Ki Ageng Selo”, biar sang petir keder dan tidak sampai nyamber yang lagi berlindung itu.

Karena iseng, saya bikin saja desain kaos tentang fenomena lokal ini. Desainnya sih parodi dari logo gatorade

http://tees.co.id/store/Studio-33
http://tees.co.id/store/Studio-33

 Gimana? Bagus nggak? Kalo bagus dibeli ya… :D

===============================

Update: Sekarang bila ada yang mencari kaos khas Purwodadi (sampe saya bisa bikin toko sendiri) bisa buka di https://tees.co.id/store/Studio-33 saja. Studio33 itu kios kaos saya di Tees.co.id :)

Silakan kakak… kaos-kaosnya kakak… :)

Jualan kaos khas Purwodadi

Sering kali saya mendapat pertanyaan seperti ini;

Mas, kaosnya itu dijual nggak? Harganya berapa?

Akhirnya setelah sekian lama, sayapun memantapkan diri untuk menjual kaos berdesain kata-kata yang khas purwodadi itu. Tapi karena beberapa kendala, saya pake jasa pihak ketiga dulu yah… (dalam hal ini tees.co.id). Saya yang desain, mereka yang bikin dan jualan, anda yang beli :D

jual_kaos_purwodadikaos lahpore kompilasi

Sekarang baru itu dulu sih… setelah ini desain-desain berikutnya akan menyusul. Dan tentunya nggak cuma kaos juga ding. karena ada casing hp, tas, jaket, dll.

Jadi, tunggu apa lagi… Monggo diborong… :)

*kalo gini, udah pantes jadi sales belom ya?

Lahpore

Iseng-iseng bikin desain kaos bertema khas kota Purwodadi – Grobogan. Siapa tahu ada juragan kaos berminat membuat desain ini jadi karya nyata :D
kaos lahporeFYI:Kata lahpore itu adalah frase yang sangat khas purwodadi (kabupaten Grobogan). Biasanya digunakan untuk menanyakan “kenapa sih?”. Dan kalau tidak ada apa-apa (yang penting) biasanya pertanyaan itu direspon dengan jawaban “Gak lahpo-lahpo” :D

Kira-kira pantes gak ya dibikin kaos beneran?

===============================

Update: Sekarang bila ada yang mencari kaos khas Purwodadi (sampe saya bisa bikin toko sendiri) bisa buka di https://tees.co.id/store/Studio-33 saja. Studio33 itu kios kaos saya di Tees.co.id :)

Silakan kakak… kaos-kaosnya kakak… :)