Kredit tanpa kartu, langsung di pintu

Konon katanya dulu ada seorang bule di negeri barat sana, yang makan di restoran mahal dan lupa bawa dompet. Walhasil dia terpaksa nyuci piring dan mangkok terpikir untuk membuat suatu sistem bagaimana caranya bisa makan gratis tanpa bawa uang tunai. Dengan kata lain ngutang sih. :)

Lalu terciptalah sistem yang membuat orang bisa makan dulu lalu bayar kemudian (alias ngutang dulu) namun dengan satu syarat dia harus punya rekening koran di bank. Sistem ini kemudian berkembang dan dikenal dengan nama kartu kredit. Dan dengan kekuatan sang bulan globalisasi dan kapitalisasi, sistem ini menyebar luas ke seluruh penjuru dunia. Dan sekarang fungsinyapun tidak hanya untuk ngutang makan di restoran saja, tapi juga untuk beli macam-macam benda lainnya.

Jauh di timur (di tanah jawa ini) ada juga kreasi  orang-orang untuk membeli barang namun karena keterbatasan dana pengennya ngutang dulu. Dan kreatifitas orang kita jauh lebih spektakuler. Tanpa harus punya rekening koran di bank. Tanpa jaminan macem-macem, bahkan barang dianter sampe depan pintu pula. Nyicilnyapun dijemput, gak perlu repot. Suatu kebijakan lokal yang patut dihargai nih. Local genius.

Orang menyebut mereka sebagai bakul mindring (semoga bener cara nulisnya nih), atau secara umum dikenal abang karidit,  buat yang suka nonton sinetron Si Doel pasti ngeh nih… :)

tukang_kreditBiasanya bakul mindring ini bekerja berkelompok. Satu rombongan bersama-sama menyasar satu daerah lalu menyebar ke langganan masing-masing.

Jualan mereka macem-macem, seperti di foto itu dari perabot plastik sampe guling. Saya bahkan pernah lihat ada yang bawa rak alumunium (sebesar itu), bahkan kasur kapuk di “bagasi” belakang sepeda motornya. Ngeri deh lihatnya. Mana ngebut pula bawa motornya. Serasa nonton atraksi sirkus di jalan raya. :|

Adakah yang langganan kredit panci sama mas-mas mindring ini? :D

Iklan

Penulis: q.thrynx

aku bukan siapa-siapa :)

2 thoughts on “Kredit tanpa kartu, langsung di pintu”

  1. Biyen jaman sekolah aku sering dimindringke kaos lan celono levis Kang :D
    Tiap dino senin sore bakule gombal moro ning omah.
    Ning Bogor tukang kredit panci/wajan lan sakpiturute ijeh nganggo pikulan, aku lagi nyawang barang dagangane wae wes linu pundakku.

jangan ada SPAM diantara kita ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s