Bagaimana cara makan Mie Ayam?

Saya termasuk orang yang suka mie ayam. Kalo pas njajan di tempat yang jualan mie ayam dan bakso hampir dipastikan saya selalu pesan mie ayam. Bukan apa-apa sih, soal selera saja.

mie ayam rudal perut
mie ayam rudal perut

Dan ada beberapa versi mie ayam yang beredar *halah* di sekitar saya. Dari yang Mie ayam disajikan langsung dalam satu mangkok, seperti mie ayam yang biasa itu. Ada juga yang plus ceker (tapi disediakan di tempat terpisah). Ada juga yang disajikan dengan model yang mie dan kuahnya dipisah tapi jangan jauh-jauh, ntar kangen.

mie_ayam_pangsit_pakdhe

Nah BIG PROBLEM ketika dapat mie ayam yang disajikan dengan kuah terpisah itu adalah cara makannya.

Kenapa pula kuah sama mie-nya itu dipisah? Apa gak kasihan ? Kan jadi kangen…

Katanya sih biar enak cara dan lebih njuragani, mie ayam jenis ini memang dimakan tanpa kuah yang banyak. Cukup beberapa sendok saja kuahnya untuk dicampur ke mie, biar gampang nyampur dengan uborampe lainnya. Terakhir, baru kuah sisanya disruput same habis. Ribet juga ya. Ini acara makan apa upacara sih, koq aturannya detil banget.

Tapi kalo saya sih… campur saja semua dari awal. Nggak njuragani juga biar. Toh pada akhirnya semuanya juga ngumpul dan nyampur di dalam perut. Selama yang makan nggak protes kenapa harus jadi masalah? :)

Bagaimana dengan anda?

Selamat makan mie ayam. Beli dan makan sendiri tentunya. Gak harus saya temani kan? :D

Penulis: q.thrynx

aku bukan siapa-siapa :)

13 tanggapan untuk “Bagaimana cara makan Mie Ayam?”

jangan ada SPAM diantara kita ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s