Sepeda lanang vs sepeda wadon…

Dulu saya dan temen-temen sering membedakan sepeda dalam dua jenis kelamin, yaitu sepeda lanang dan sepeda wadon. Yang saya dan temen-temen sebut sebagai sepeda lanang bukan karena sepeda itu memiliki testis, akan tetapi sepeda itu memiliki plagrangan (semacam batang horisontal) di frame sepeda seperti pada sepeda unta / sepeda kebo, BMX, dll. Mungkin dulu yang sering menggunakan sepeda jenis ini adalah kaum adam yang mungkin tidak akan kesrimpet kalo pake rok panjang atau pas pake kebaya, walaupun kalo lelaki yang naik sepeda ini pake sarung juga merepotkan. :D
Kebalikannya, sepeda wadon tentunya sepeda yang tidak memiliki plagrangan di tengah framenya, seperti sepeda jengki atau sepeda mini.

Masalahnya adalah ketika kemarin lihat tukang susu lewat… langsung mak nyut… inget obrolan dengan okta belasan tahun yang lalu…
pengantar susu

Okta: Rif, menurutmu sepeda kuwi termasuk sepeda lanang opo sepeda wadon?
Aku: (wah mesti ada yang nggak beres nih) Lha kenapa to Okt?
Okta: Halah ditakoni koq malah balik takon…
Aku: Yo wis… iku kan sepeda lanang lho ya…
Okta: Yakin?
Aku: Lha wong ya jelas nduwe plagrangan ngono…
Okta: TAPI KOQ NDUWE SUSU? jumlahe akeh sisan… :P

……………………………………………GLUDAGH!!!

____________________________________

note: foto sepeda adalah milik pipiyo dari flickrnya

Iklan

Penulis: q.thrynx

aku bukan siapa-siapa :)

2 thoughts on “Sepeda lanang vs sepeda wadon…”

jangan ada SPAM diantara kita ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s