sirine kota

kalo pas puasa kayak gini satu hal yang diidam-idamkan nantikan adalah pas waktu buka puasa (ya iya lah..). sedikit beda dengan kota-kota lain (kalo kebetulan gak tinggal di kota ya boleh lah disebut “daerah lain” hehe), di purwodadi ada suatu keanehan adat yang mungkin gak kita temukan di daerah lain, yaitu adanya bunyi sirine yang menguasai penjuru kota selama beberapa saat pada waktu imsak dan maghrib.

buat orang purwodadi sendiri, mendengarkan bunyi sirine itu untuk menandai awal dan akhir puasa ramadhan bisa jadi suatu ritual yang sebisa mungkin tidak hilang. paling nggak buat Q-thrynx sendiri.. :D
buktinya pas pertama kali mengalami puasa di semarang (kira-kira 10 tahun yang lalu lah), Q sempat kebingungan nunggu tanda berbuka puasa yang biasanya Q dengar dari kecil koq sampe bunyi adzan berkumandang masih belum kedenger..
setelah dipikir-pikir.. iya juga.. lagi nggak di purwodadi waktu itu.. :D
beberapa hari kemudian pas ngumpul sama temen-temen (yang kebetulan cah-cah purwodadi juga) baru sadar kalo sebagian besar juga ngalami hal yang sama.. nunggu suara ngiiiiiiiing tanda buka puasa itu.

entah mulai kapan sirine itu sudah jadi tanda untuk memulai dan mengakhiri puasa dibulan ramadhan di purwodadi. yang jelas sih suara ngiiiiiiiiiiiiing itu sudah menjadi adat yang tak terpisahkan dari kehidupan ramadhan di purwodadi. (weiiss… bahasane ngeri thok..)

btw tau nggak tempat lokasi dari sirine yang suaranya selalu menguasai seluruh penjuru kota kalo pas ramadhan itu? yupz.. sirine itu terletak di masjid alun-alun purwodadi (nama resminya sih kalo gak salah masjid baitul makmur). tapi yang agak memilukan… (ah bahasane infotainment banget ya?) sirine itu sudah beberapa tahun ini tidak lagi meraung.. (bingung nyebut kata buat istilah sirine berbunyi hehe)

lho..? kalo sudah tidak berbunyi lagi trus suara ngiing tadi pagi pas imsak dan kemarin sore sebelum adzan maghrib itu suara apa coba??

yupz.. memang sih kalo pas imsak dan sebelum adzan maghrib masih terdengar suara ngiiiiing.. tapi itu hanya suara sirine saja yang didengar.. bukan sirine yang di dalem masjid alun-alun itu yang dibunyikan. karena menurut sumber yang dapat dipercaya.. sirine yang ada di masid itu sudah lama rusak dan tidak dapat dipergunakan. dan sebagai gantinya dipakailah rekaman suara ngiiiiiing itu yang dipancarluaskan oleh radio purwodadifm (dulunya dikenal sebagai RSPD kab Grobogan) setiap ramadahan tiba. yaah.. namanya juga kemajuan jaman… kalo alat yang kuno dah gak bisa kepake karena rusak (dan butuh biya ekstra buat mbenerinnya) maka alat yang lebih modern siap untuk menggantikannya…

 

Iklan

Penulis: q.thrynx

aku bukan siapa-siapa :)

3 thoughts on “sirine kota”

jangan ada SPAM diantara kita ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s