sebuah blog gak penting

Arsip Penulis

Growong

Sungguh enak bila setiap pinggir jalan ada pohon peneduh yang rindang. Apalagi untuk kota Purwodadi yang terkenal sangat HOT. Pohon yang rindang di pinggir jalan itu lumayan mengurangi suhu kota yang terkenal HOT itu.

Namun ngeri juga kalau ternyata pohon peneduhnya ada yang growong seperti ini.

pohon keropos

growong alias keropos

Semoga pohon ini masih kuat berdiri menahan gempuran angin yang sangat kuat dan guyuran air hujan (terlebih) di musim hujan nanti… Amien.

*suatu pohon di Jl. R. Suprapto Purwodadi


Cantolan kunci

Kemarin kebetulan lagi nasib sial. Kunci motor jatuh entah dimana. Mungkin memang sudah waktunya kunci kontak itu diganti karena memang sudah agak kendor. Tapi untunglah masih ada kunci cadangannya jadi tidak perlu sampai memanggil juru tukang kunci.

Untuk sementara (sampai kunci kontak diganti) kunci kontak cadangan saya pasangi cantolan saja yang saya buat sendiri :)

Berikut ini uba rampenya; kunci kontak cadangan itu, tali bekas kokad panitia, carabiner mainan yang saya pinjem tanpa bilang sama yang punya :)

bahan cantolan kunci

Setelah beberapa lama uwat-uwet main simpul tali temali (maklum saja biarpun mantan anggota pramuka tapi sudah lama tidak pernah praktek tali temali lagi), jadilah cantolan kunci darurat dengan bentuk darurat juga :D

cantolan kunci

Koq kayaknya kurang rapi dan talinya kurang panjang ya? Ah biarin… namanya juga darurat :P

——————————-
*saya menyebut cantolan kunci bukan gantungan kunci karena fungsinya cantolan kunci ini nanti nyantol di kabel rem atau spion biar kuncinya nggak jatuh lagi kalo kantrok-kantrok di medan jalan purwodadi yang aduhai :D


Belalang… lagi dan lagi…

Setelah dua kali posting foto belalang (yang pertama si belalang imut, lalu si belalang yang lagi bermandikan cahaya matahari), sekarang ini saya memajang (lagi) foto-foto belalang. Entah kenapa saya koq ya sering sekali memotret belalang… ini juga saya sadari, apalagi setelah buka-buka koleksi hasil jepretan di hardisk komputer.

Biar nggak bosen, sekalian majang beberapa foto sekaligus saja. :D (lagi…)


Jam-jam tak terawat

Disekitar kota Purwodadi ternyata banyak jam yang sengaja diletakkan di wilayah publik. Mungkin dulunya jam-jam itu selain digunakan untuk elemen estetika juga bisa digunakan sebagai pedoman untuk nyocokke wektu bagi masyarakat atau apa saya juga tidak begitu tahu, karena seingat saya jam-jam itu sudah ada dari saya kecil.

Peletakan jam yang paling bisa diingat oleh orang Purwodadi yang pertama dan bahkan sekarang jadi salah satu landmark kota Purwodadi adalah di Protelon Lampu Telu atau ada juga yang menyebut Protelon Jam. Protelon Lampu Telu adalah pertigaan yang terletak diantara Jl. Jend. Sudirman dan Jl. Letjend S Parman Purwodadi. Namun ada juga yang menyebutnya sebagai daerah segitiga emas lho… tapi itu untuk taman kota yang terletak di samping pertigaan itu. :D

pertigaan jam - purwodadi

Selain di pertigaan itu ada juga jam sejenis itu yang terletak di bundaran simpanglima. Kalau anda dari arah selatan (Jl. Diponegoro) anda bisa melihat jam tersebut berdiri di sisi luar trotoar bundaran simpanglima.

jam yang berada di bundaran simpanglima purwodadi

Yang terakhir (yang saya tahu) ada di sebelah utara jembatan Kali Lusi. Sayangnya yang satu ini sedikit terancam tertutup oleh lapak dagangan kios disebelahnya. Sudah agak susah melihatnya… namun masih terlihat kalau anda mencarinya dengan seksama :)

jam yang terletak di jembatan lusi purwodadi

Yang membuat sedikit miris adalah sepertinya sekarang semua jam itu sekilas sudah tidak terawat. Mungkin karena sekarang orang sudah bawa arloji sendiri-sendiri, atau paling tidak membawa kotak ajaib yang tidak hanya bisa menunjukkan waktu namun juga bisa untuk berkomunikasi dengan orang lain (hape).

Kira-kira ada lagi nggak ya jam yang dipajang di ruang publik di Purwodadi? Sepertinya yang berada di jalur barat belum ketemu nih… :D


Bunga putih

bunga berwarna putih
Bunga berwarna putih didalam pot didepan rumah…

Adakah yang tahu siapa namanya gerangan?

Ataukah hanya cukup disebut sebagai bunga putih?

 


Perawan… eh Prawan…

Mendengar kata prawan atau perawan, apa yang menjadi pikiran anda?

Menurut situs artikata[dot]com, yang dimaksud dengan perawan adalah 1. anak perempuan yg sudah patut kawin; anak dara; gadis; 2 a belum pernah bersetubuh dng laki-laki; masih murni (tt anak perempuan): meskipun umurnya 30 tahun, ia masih –; 3 a ki belum digarap (diusik-usik, dijamah tt hutan, daerah, dsb)

Lalu kalau BEBEK PRAWAN?? Apa yang ada dalam benak anda? :D
perawan.. eh.. prawan

Mungkin buat yang senang jajan dan terutama yang seneng dengan yang prawan postingan ini bisa dijadikan referensi. :D

Btw kalau kita jajan kesitu dan pesan bebek prawan itu, bagaimana ya menentukan si bebek itu masih prawan atau tidak? *halah*

Untuk yang mau mencobanya… selamat memerawani sang bebek.. :D


Krupuk Jago

krupuk cap jago

Ini adalah krupuk (atau kerupuk?) rambak yang dijual oleh mbak-mbak bakul blanjan yang sering lewat depan rumah. Seperti yang terlihat di gambar, Krupuk Rambak ini buatan Kuripan – Purwodadi dan diberi merk cap Jago.

Entah apa hubungan antara produsen kerupuk ini dengan produsen jamu dengan merk yang sama (cap Jago) yang berada di Semarang itu. Bisa jadi ada hubungannya, bisa juga tidak ada hubungan sama sekali.

Ah semoga saja tidak ada insiden tuntut-tuntutan di pengadilan tentang perkara merk ini. Kan Damai itu Indah.. :D

Tabik


Iwak Peyek

Gara-gara dhe_nick cerita kalo lagi gandrung kepati-pati sama lagu Iwak Peyek, saya jadi inget sama Pak Slamet penjaga kos yang kutempati dulu.

Dulu Pak Slamet ini kalo tahu anak-anak kos baru pulang makan, selalu pertanyaannya “wis wareg mas?” dan setelah itu diikuti pertanyaan khas’nya

ma’eme mau nganggo iwak apa mas?

dan kadang diimbuhi pertanyaan

iwak bandeng, iwak lele, iwak pitik, iwak tempe apa iwak endhog mas?

**DHUENG**

————————–

*bingung mode:ON*

Ternyata… setelah dipikir-pikir, apa yang disebut dengan iwak itu maksudnya Pak Slamet adalah lauk, dan lauk itu tidak harus  ikan. :D

Mungkin ini juga sama dengan lagu yang lagi jadi klangenane om dhe_nick. Iwak Peyek mungkin bisa berarti lauk peyek. Karena sependek pengetahuan saya, saya belum pernah nemu ikan yang bernama peyek. Namun kalau peyek / rempeyek untuk lauk makan sih sering.

Atau mungkin anda bisa menunjukkan pada saya seperti apa sih iwak peyek itu? :D

Oh iya ini ada bonus video lagu Iwak Peyek yang dishare om dhe_nick ke saya.


Koin

Kemarin saya mendapat uang kembalian receh berupa koin. Hal yang biasa bukan? Namun kali ini sedikit berbeda… karena baru kali ini saya mendapat uang kembalian koin seribuan seperti ini… secara fisik uang koin 1000 ini bergambar burung garuda dan tulisan “BANK INDONESIA” serta nominal “1000 RUPIAHyang segede gaban dibagian depan, lalu di bagian belakangnya bergambarkan angklung dengan gedung sate sebagai latar belakangnya, serta tulisan “ANGKLUNG” pada bagian atas dan tahun pembuatannya “2010” pada bagian bawah. Dari segi ukuran uang koin 1000 rupiah ini sedikit lebih kecil dari uang koin 500 putih bergambar bunga melati itu. Jadinya secara sekilas saya mengira uang yang saya pegang waktu itu adalah uang koin 200 rupiah. :D

koin 500 dan 1000 rupiah

Untung saja saya bukan orang brangasan yang langsung protes atau bahkan nolak uang itu. Terus terang saja, waktu menerima uang itu saya kaget karena mengira jumlah uang kembalian yang saya terima kurang banyak. Namun waktu melihat dengan lebih seksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja saya menyadari uang yang saya pegang itu adalah uang pecahan 1000 rupiah.

Yah beginilah kalo jadi orang kuper… ada uang baru yang beredar saja sampai tidak tahu, padahal uang itu sudah beredar dari tahun 2010 ;) )


3 colors

three colors euphorbia

Dalam sebuah tangkai bunga euphorbia ternyata dapat memiliki tiga warna .

Kehijauan ketika masih menguncup.

Putih kekuningan ketika sudah mengembang sempurna.

Dan memerah ketika akan layu.

*jadi inget trafficlight ya? :D


3 apel

3apple

Katanya makan 3 butir buah apel tiap hari sangat baik untuk kesehatan.

Yang jelas saya tahu, bahwa makan 3 butir apel sekaligus (secara hattrick) sangat mengenyangkan… :D
Apalagi setelah makan apel masih nambah makan nasi… harap maklum, karena lidah orang jawa katanya kalau belum makan nasi itu rasanya sama saja dengan belum makan. Oh iya apel itu kan buah… jelas bukan pengganti nasi ding:D


Tentang naik sepeda

Nothing compares to the simple pleasure of a bike ride.

John F. Kennedy

*nyuplik dari wikiquote


Yata garasu

Di rumah, saya punya sebuah buku komik dengan judul Yata Garasu. Komik ini diproduksi oleh Star comics dan dikarang oleh Tsukasa Aihara. Ceritanya seputar seorang anak lelaki dan sepakbola. Berikut ini penampakan komiknya…

komik yata garasu

Yang sangat disayangkan buku komik yang saya miliki ini hanya jilid 1 saja. Sampai saat ini kalau ke toko buku, saya tidak pernah nemu lagi buku komik dengan judul YATA GARASU baik jilid 1 seperti yang sudah saya miliki ataupun jilid-jilid selanjutnya, entah memang tidak pernah diproduksi lagi atau penerbitnya yang bangkrut saya tidak tahu pasti.

Iseng-iseng saya mencari di internet (siapa tahu ada info tentang komik ini).  Dan jeng-jeng…. saya malah menemukan arti kata Yata Garasu ini. Menurut wikipedia, Yata Garasu adalah mahluk mitologi yang banyak ditemukan di beberapa kebudayaan Asia, Asia Kecil, dan Afrika Utara yang digambarkan sebagai seekor burung gagak berkaki tiga.

Trus apa hubungan antara gagak berkaki tiga ini dengan sepakbola Jepang? Dan kenapa komik ini dikasih judul Yata garasu? MUNGKIN karena di lambang Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) yang juga menampilkan seekor burung gagak berkaki tiga dimana salah satu kakinya sedang menendang (atau mencengkeram?) bola. Itu hanya kira-kira saya saja melihat dari arah cerita si anak kecil itu yang kira-kira nantinya akan masuk ke timnas Jepang. Entah benar atau tidak, lha wong hanya baca komik jilid 1 doang mana bisa ngerti cerita lengkapnya? :D

Btw adakah yang pernah lihat buku komik dengan judul ini? Atau malah ada yang punya seri lanjutannya? kalau ada… bisa dipinjamkah? :D


Halte Tangoeng

Kemarin iseng-iseng mencari info tentang Grobogan jaman dahulu, siapa tahu ada info menarik lagi yang bisa saya dapatkan. Dan tanpa sengaja saya mendapati sebuah gambar tentang Stasiun tertua di Indonesia yang masih tetap beroperasi ini yaitu Stasiun Tanggung (TGG).

Litografi stasiun Tanggung berdasarkan lukisan oleh Josias Cornelis Rappard (1883-1889) ini saya temukan di halaman wikipedia. Sekilas mirip dengan foto kuno ini (atau mungkin memang karya ini dibuat berdasarkan foto ini?) yang saya temui di situs semboyan35 dulu…

stasiun tanggung 1867

stasiun tanggung 1867

Satu hal yang agak mengganggu dari Litografi mbah Josias Cornelis Rappard ini adalah pada tulisan nama stasiun yang terpampang. Di gambar itu tertulis HALTE TANGOENG. Suatu kesalahan kecil yang sangat manusiawi. Karena hanya menghilangkan satu huruf G, namun sangat mengganggu buat saya.

Bagaimana menurut anda?

—————————————–

*gambar atas milik bersumber pada wikipedia dengan lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa 3.0 Unported atribut gambar: Tropenmuseum of the Royal Tropical Institute (KIT)

**gambar bawah dulu saya temukan di situs semboyan35, namun sayang saya lupa letak tautan yang menuju gambar tersebut (sudah saya cari namun belum ketemu :( )


Siapakah Raden Soedjati Soemodiardjo?

Kemarin waktu ngobrol dengan teman, dengan tanpa sengaja muncul pertanyaan tentang salah satu landmark kota Purwodadi. Kebetulan waktu itu semua tahu kalau nama RSUD Kabupaten Grobogan sekarang ini adalah RS Raden Soedjati. Namun ketika terlontar pertanyaan;

SIAPAKAH RADEN SOEDJATI?

semuanya langsung diam. Dan ajaibnya tidak ada yang tahu dengan persis siapakah raden Soedjati itu (termasuk saya). Hanya jawaban “mungkin beliau itu salah satu tokoh dokter Indonesia” dan bahkan ada yang bilang “MUNGKIN beliau itu salah seorang PAHLAWAN DARI PURWODADI” . Tapi apakah benar seperti itu? Entahlah…

Karena tidak puas dengan jawaban itu, maka setelah nyampe rumah saya iseng-iseng saya buka internet dan mulai sibuk mencari-cari siapakah raden soedjati ini. Dan sedikit pencerahan saya dapatkan. Nama lengkap Raden Soedjati itu adalah Raden Soedjati Soemodiardjo. Namun sayang seribu sayang, informasi yang saya temui di internet baru itu. Bahkan pada situs resmi RSUD Kabupaten Grobogan juga tidak menyebutkan siapakah sebenarnya beliau.

Suatu misteri yang menarik untuk dipecahkan… :)

Semoga suatu hari nanti saya bisa mengetahui siapakah Raden Soedjati sebenarnya… Atau mungkinkah anda tahu dan mau berbagi informasi ini untuk saya? :D

Tabik


Anggrek

anggrekIni adalah foto bunga anggrek depan rumah.

Sungguh indah ketika mengembang.

Sayangnya bunga anggrek ini sudah lama tidak mengembang.

Entah kapan lagi sang anggrek menunjukkan keindahannya.

*foto tahun kemarin waktu sang anggrek mengembang


Dijiplak Kayat wagejava

Setelah ada beberapa yang bertanya siapa sih yang ngopi postingan saya, maka saya tampilkan saja daripada jadi pertanyaan. Sebenarnya saya menemukan situs ini tanpa sengaja. Kemarin-kemarin pas mencoba membuka lagi situs yang bikin kloningan ID-ku dan blog ini, ternyata sudah tidak bisa diakses… YES!! HORE!! Lalu saya coba untuk mencarinya di mbah google yang sakti banyak tahu itu. Dan hasilnya… *jreng-jreng* saya menemukan situs yang menampilkan tulisan yang sama persis dengan postingan saya dulu.

Bukannya karena ada apa-apa… saya sering buka situs yang bikin ID kloningan saya itu karena terus terang saya khawatir kalau seandainya ID itu nantinya mau digunakan untuk tujuan yang nggak bener aja. Selain nama saya ikut-ikutan terbawa, saya juga tidak mengenal yang membuat situs itu… tapi sudahlah… toh situsnya sudah tidak bisa diakses lagi. (Kalau nemu ID saya di situs lain, kabari saya ya… siapa tahu itu BUKAN saya juga, takutnya nanti disalahgunakan orang tidak bertanggung jawab).

Kembali ke masalah postingan yang dijiplak, silakan saja anda lihat tangkapan layar dari situs wagejava ini.
1. Postingan tentang TUGU MENARA AIR

kayat-njiplak-tugu-menara-air

tangkapan layar postingan tugu menara air yang isinya copy-paste dari postingan saya tentang tugu menara air. (klik untuk memperbesar gambar)

Disitu terlihat jelas bahwa tulisan ini ngopi postingan saya (walaupun tidak seluruhnya) yang berjudul TUGU MENARA AIR yang saya posting tanggal 13 Juli 2011. Bahkan tidak saja posting tulisan, namun gambar yang dimuat pun gambar menara air simpang lima yang saya potret sendiri. Masih ada watermarknya dan lokasi gambarnya pun masih di akun picasa saya. Kalau tulisannya belum jelas bisa di klik saja pada gambar lalu zoom-in… silakan bandingkan dengan postingan saya ini.

2. Postingan tentang PATUNG DI DEPAN PENDOPO KABUPATEN GROBOGAN
Yang inipun jelas-jelas tulisan saya walaupun tidak disalin seluruhnya. Karena tulisan yang diambil tidak seluruhnya maka tulisannya jadi aneh dan membingungkan… silakan dilihat versi wagejava ini.

kayat-njiplak-patung-di-depan-pendopo

tangkapan layar untuk postingan yang copy paste postingan saya tentang patung di depan pendopo. (klik untuk memperbesar gambar)

Kalau versi saya yang saya posting tanggal 19 September 2011 itu isinya membandingkan dua foto (yang jelas-jelas bukan milik saya dan saya tidak meng-klaim foto-foto tersebut sebagai milik saya) dan memberikan opini atau sekedar cerita dari memori saya tentang patung itu.

Kira-kira ada yang nemu lagi situs yang njiplak blog saya selain situs ini? Kalau ada lagi, tolong saya dikabari ya :D

Tabik


Galau dengan themes

Buat yang sering membuka blog gak penting ini (apalagi akhir-akhir ini) tentunya mendapati saya yang sering banget mengganti themes blog ini. Mulai dari memakai themes yang simel sampe yang meriah sudah dicoba hanya dalam rentang waktu yang lumayan singkat.

Sebenarnya themes yang sekarang ini juga belum fix mau dipake terus, karena memang saya masih belum menemukan ganti yang cocok untuk themes yang hitam simpel ala twenty-eleven kemarin. Alasan saya meninggalkan (sementara) untuk themes si hitam itu adalah saya mendapati themes twenty-eleven itu terus memuat semua postingan yang telah ada pada beranda blog, tidak berhenti pada berapa jumlah postingan yang telah ditentukan (sebagai contoh saya hanya menampilkan 4 postingan pada halaman beranda, namun dengan themes itu yang ditampilkan di halaman beranda adalah seluruh postingan yang telah diterbitkan… loading terus pokoknya). Untuk yang memiliki koneksi wuzz..wuzzz…wuzzzz… pastinya tidak menjadi masalah karena tinggal nunggu sebentar maka seluruh postingan mulai yang paling baru sampai postingan pertama bisa dicek hanya dengan membuka halaman beranda blog. Namun tentunya buat kaum fakir benwith, sungguh sangat melelahkan dan menjengkelkan. :(

Entah karena themes itu tidak cocok dengan mesin wordpress yang sekarang atau bagaimana, tapi saya mendapati beberapa blog yang sama-sama menggunakan themes twenty-eleven itu mengalami hal yang sama. Mungkin ini bug untuk themes itu.Atau mungkin komputer saya yang mulai ngaco? Entahlah…

Sekarang waktunya nyari lagi gantinya themes twenty-eleven. Saya butuh yang bernuansa hitam lagi, simpel, penunjuk jumlah komentar ada dibawah postingan, berbentuk 2 kolom, tanpa header gambar yang besar, trus apalagi ya?? oh iya.. untuk hyperlink ditandai dengan font berwarna hijau…
Lhoh, koq semua itu ada di twenty-eleven? :D
Ah sudahlah… semoga saja themes twenty-eleven cepat sembuh beres. Jadi.. bisa balik lagi ke themes itu. Untuk sementara pakai lagi themes lawas (yang pernah saya pakai dulu beberapa lama), dan masih coba-coba pakai themes lainnya.

Buat yang pusing karena tampilan blog saya yang secara ajaib berubah-ubah, saya mohon maaf atas ketidak-nyamanannya. Mohon persiapkan kantong kresek bila mau membuka blog ini lagi, untuk persiapan bila ada yang pengen muntah karena mabuk oleh pergantian tampilan blog yang gak penting ini. :D


About love

Love is like war…

Easy to start…

Difficult to end…

Impossible to forget

entah kata-kata siapa yang saya jiplak :P


Kodok

Seekor kodok kecil nangkring di pagar BRC depan rumah.
Kebetulan hari itu hujan gerimis mengundang baru saja menerpa.

precil

Entah kenapa si precil ini nangkring di pagar BRC, bukannya di atas daun-daun yang hijau. Mungkin biar kelihatan posenya unik kali ya? :D

btw katanya kodok dan katak itu beda ya? trus yang difoto ini kodok atau katak?
Yang jelas sih kalau orang jawa bilang itu PRECIL. :D


Kinjeng

Orang jawa menyebutnya KINJENG.
Dalam bahasa Indonesia disebut CAPUNG.
Londo inggeris menyebutnya DRAGONFLY.

kinjeng

Entah kenapa londo-londo itu menyebut si kinjeng / capung ini sebagai dragonfly, apakah ada hubungannya dengan dragon yang sedang fly? Sepertinya tidak… soalnya kalau iya seperti itu… dimana sang dragon (naga) itu?? Itupun belum termasuk arti dari fly… karena fly bisa diartikan ‘terbang’, bisa juga diartikan ‘teler’. :D

Btw adakah yang tahu foto jelek ini adalah kinjeng mami atau kinjeng papi? –haiyah–

*another bad picture


Masjid Jabalul Khoir

Iseng-iseng buka-buka folder di harddisk, ternyata ada satu foto Masjid Jabalul Khoir yang lokasinya berada di Simpanglima Purwodadi. FYI masjid ini adalah salah satu masjid terbesar di Purwodadi disamping masjid Baitul Makmur yang terletak di alun-alun kota Purwodadi.

Setelah googling sebentar, ternyata foto ini dulunya saya dapati dari Panoramio dan diunggah oleh wherrysusanto. (Untuk lisensi foto silakan langsung ditanyakan pada pemiliknya ya.. soalnya cuma tertulis “© All Rights Reserved by wherysusanto“). Karena dipotret tahun 2007 pastinya sekarang sudah berubah apalagi setelah ada pemugaran di masjid ini.

Terus kenapa pamer foto yang bukan milik pribadi?
Sebenarnya simpel saja…
#1. Saya belum pernah motret masjid ini :D
#2. Fotonya bagus… ;) (terima kasih untuk wherrysusanto yang telah mengunggahnya)
#3. Males motret… apalagi setelah tahu banyak postingan tentang Purwodadi-Grobogan yang di copy-paste secara brutal, baik foto maupun artikelnya.

Sebenarnya ada beberapa keunikan Masjid ini yang sepertinya tidak begitu diperhatikan orang-orang… yaitu arsitektur dari bangunan masjid ini. Keunikan masjid ini adalah tidak adanya kubah diatas atap masjid ini. Jadi kalau kota Semarang memiliki Gereja Blenduk sebagai landmark kota Semarang karena keunikan arsitektur bangunannya, kota Purwodadi juga memiliki Masjid Jabalul Khoir yang justru merupakan masjid yang tidak memiliki kubah di atapnya selaiknya bangunan masjid-masjid yang lain.

Selain itu masjid ini memiliki keunikan lain, seperti tidak adanya menara masjid dan konstruksi bangunan yang hanya disokong oleh pilar-pilar yang terletak di pinggir (menyatu dengan dinding) berbeda dengan masjid lain yang ada pilar di tengahnya. Tentang seberapa besarnya pilar bisa anda lihat di serambi masjid karena di serambi tidak ada dindingnya, hanya pilar-pilar besar penyokong atap masjid :D .

Oh iya… pilar-pilar ini kalau pas ada event Jum’atan selalu laris lho buat senderan para jamaah yang pengen ngeluk geger dan niat untuk tertidur ditemani angin sepoi-sepoi beserta bau ayam goreng yang lezat selagi mendengarkan khatib yang sedang berkhotbah… :D

Last but not least... mungkin kalau ada yang mau mempromosikan masjid Jabalul Khoir ini sebagai tetenger atau landmark kota Purwodadi, mungkin kota Semarang bisa jadi merasa tersaingi karena ternyata ada kebalikan dari Gereja Blenduk yang mirip masjid di Semarang yaitu Masjid Jabalul Khoir yang secara arsitektur tidak mirip masjid ;)

*kira-kira lambang rambu-rambu lalu lintas yang menunjukkan lambang masjid itu perlu direvisi nggak ya? –haiyah–

Sumber foto: http://www.panoramio.com/photo/26590841


Rokok suguhan

Kemarin pas acaranya sepupu di Trenggalek ada suguhan yang sangat menarik perhatian. Bukan tentang makanan atau minuman asli Trenggalek yang membuat saya penasaran, namun suguhan rokok. :D Sebenarnya suguhan ini wajar saja, karena di Purwodadi juga sudah menjadi hal yang biasa / wajar kalau pas acara ada suguhan rokok.

suguhan rokok dalam gelasYang cukup membuat saya penasaran adalah MERKnya… :D Seumur hidup, baru pertama kali ini saya menemui rokok dengan merk-merk tersebut, yaitu merk BOY (yang punya RASA ALAMI –entah apa maksudnya– ) dan INTRO. Walaupun bukan perokok aktif (hanya menikmati menyedot kepulan rokok secara pasif dari buangan para perokok aktif), tapi kalau merk rokok… jelas saya masih banyak tahu karena memang hidup di sekitar lingkungan perokok aktif.

Mungkin ini yang disebut rokok marjinal. Sepertinya rokok-rokok ini adalah rokok yang diproduksi lokal (mungkin pabriknya ada di trenggalek dan sekitarnya), adakah yang tahu rokok-rokok ini bikinan mana ya? Wah.. jadi pengen tahu bentuk bungkusnya nih… :D Apa mungkin ada mirip-mirip ya sama rokok-rokok merk terkenal itu? Kalau bentuk rokoknya sih seperti itu… satu pakai filter yang satu tanpa filter… :D

rokok intro dan rokok boy
NOTE:

  • tulisan ini sama sekali TIDAK menyarankan anda untuk merokok lho… :)
  • postingan ini bukan postingan promosi, iklan, atau malah postingan berbayar. Jika ada yang merasa produknya terpromosikan, itu rejeki mereka. :D
  • karena bukan perokok aktif, mohon untuk tidak tanya bagaimana rasanya… wkwkwk

Bunga Kuning yang Sendiri

bunga kuningSetangkai bunga berwarna kuning (entah apa namanya), tampak mencolok karena mekar sendirian diantara rerimbunan hijaunya daun…

Sesuatu yang menonjol dan berani tampil beda dari lingkungan sekitarnya bisa menjadikan sesuatu itu tampak indah… –katanya sih gitu–

*masih teteup postingan foto dan tetap konsisten dengan belum tahu nama bunga :D


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.